Tumbuhan dengan struktur yang begitu teratur dan kompleks menginspirasi manusia untuk menirunya dalam teknologi. Beberapa teknologi yang terinspirasi dari tumbuhan dapat diantaranya adalah sebagai berikut. 1. Velco
Velco
Velcro ada di mana-mana, dapat ditemukan di sepatu anak-anak sampai pakaian astronot. Bahan lengket ini terinspirasi oleh cara duri tanaman menempel pada bulu anjing.
duri tanaman yang menempel
Pada tahun 1941, insinyur Swiss George de Mestral mengamati duri tersebut di bawah mikroskop dan melihat adanya ratusan kait kecil yang bisa menempel pada rambut atau pakaian. Dia mengembangkan bahan Velcro, dari kata Prancis “velours,” yang berarti beludru, dan “crochet,” yang berarti kait. Sumber: http://www.livescience.com/28873-cool-technologies-inspired-by-nature.html 2. Pembangkit Listrik Tenaga Surya Abengoa
Pembangkit Listrik Tenaga Surya Abengoa
Para peneliti di MIT terinspirasi dari keteraturan kelopak bunga matahari dan menggunakannya untuk mendesain pembangkit listrik tenaga surya yang meminimalkan penggunaan lahan dan meningkatkan energi yang dihasilkan. Penelitian MIT yang diterbitkan dalam Jurnal Solar Energy, berfokus pada penempatan cermin yang terpasang di tanah dan diarahkan ke menara pusat. Sinar matahari yang dipantulkan oleh cermin terkonsentrasi pada menara yang akan mendidih air atau cairan lainnya untuk menghasilkan uap; kemudian uap menjalankan turbin dan generator, dan menghasilkan listrik. Sumber: https://gigaom.com/2012/01/11/how-a-sunflower-big-data-inspired-solar-plant-design/ 3. Charger tenaga surya Electree+ Charger tenaga surya yang terisnpirasi bentuk bonsai
Charger tenaga surya Electree+
The Electree+ yang dirancang oleh Vivien Muller adalah cherger tenaga surya yang berbentuk bonsai pohon yang dapat daya ponsel Anda dari desktop. Electree+ menangkap cahaya melalui 27 panel surya mini yang menghiasi cabang-cabangnya. The Electree+ dibuat di Amerika Serikat. Sumber: http://inhabitat.com/the-electree-is-a-bonsai-inspired-solar-phone-and-tablet-charger-for-your-home-or-office/ 4. Pemurni udara Andrea (Andrea Air Purifier)
The Andrea Air Purifier adalah kombinasi yang brilian antara manusia dan tanaman yang mempercepat kemampuan alami alam untuk membersihkan udara dalam rangka untuk mendetoksifikasi suasana di dalam rumah Anda. Gadget yang luar biasa ini mampu membersihkan udara di rumah Anda 1000% lebih baik daripada tanaman biasa. Sumber: http://inhabitat.com/video-andrea-air-purifier-uses-a-plant-to-clean-the-air-in-your-home/ 5. Biophotovoltaic Moss Table Meja Biophotovoltaic Moss membangkitkan listrik melalui fotosintesis.
Biophotovoltaics‘ Moss Table
Meja Biophotovoltaics Moss adalah mebelair inovatif yang menunjukkan potensi masa depan teknologi Bio Photo-Voltaic-(BPV). Di sini listrik yang dihasilkan dari elektron ditangkap oleh serat konduktif dalam meja. Teknologi ini mengubah energi yang terbuang dalam proses fotosintesis menjadi daya yang dapat dimanfaatkan dengan praktis. Sumber: http://inhabitat.com/moss-table-by-biophotovoltaics-generates-electricity-through-photosynthesis/ 6. Sepeda Listrik CO2
Sepeda Listrik CO2
CO2 adalah sepeda listrik yang memiliki karakteristik dan fungsionalitas yang baik. Sepeda ini terinspirasi oleh itu tumbuhan hijau. Jendela di samping kiri dan kanan meniru daun tanaman dan mereka dibuka ke arah luar untuk mengekspos bagian dalamnya yang seperti kloroplas agar terkena sinar matahari. Sinar matahari ini kemudian digunakan oleh sepeda untuk mengubah energi kimia menjadi energi kinetik melalui prosedur buatan yang menyerupai proses alami fotosintesis. Sepeda ini didesain oleh Tang Ming-deng. http://mellawulandari.blogspot.co.id/2015/02/teknologi-yang-terinspirasi-bentuk.html
Terdapat 2 jaringan pada tumbuhan, yaitu jaringan meristem (embrional) dan jaringan permanen (dewasa).
A. Jaringan Meristem
Jaringan muda, jaringan yang selalu aktif membelah (contoh: meristem primer/apical/pucuk, sekunder/lateral, dan interkalar). B. Jaringan Dewasa
1. Jaringan pelindung
a. jaringan epidermis: melindungi jaringan yang ada didalamnya. Contoh derivate epidermis stomata dan trikoma
b. jaringan gabus: jika epidermis rusak maka digantikan jaringan gabus, yang dibedakan atas eksodermis, endodermis, dan peridermis
2. Jaringan parenkim (dasar)
Jaringan dasar yang kaya akan ruang antar sel (contoh: palisade, tempat fotosintesis berlangsung, jaringan parenkim spons selain sebagai tempat fotosintesis juga sebagai tempat penyimpanan hasil fotosintesis)
3. Jaringan mekanik (penguat)
a. jaringan kolenkim: sel-selnya hidup, mengalami penebalan zat selulosa pada dinding selnya.
b. jaringan sklerenkim: sel-selnya mati, mengalami penebalan oleh lignin
4. Jaringan pengangkut
a. floem: tersusun oleh parenkim floem, serabut floem, pembuluh tapis, sel pengiring. Berfungsi mengangkut hasil fotosintesis dari daun keseluruh bagian tumbuhan
b. xylem: tersusun oleh parenkim xylem, serabut xylem, trake, trakeid, dan unsure pembuluh. Berfungsi mengangkut air dan mineral dari dalam tanah melalui akar sampai daun.
Cara menghafal
Epi Par Penyok Ngangkut Meri
Epi: Jaringan epidermis
Par: Jaringan parenkim
Penyok:Jaringan penyokong/penguat
Ngangkut: Jaringan pengangkut
Meri: Jaringan meristem
Organ Pada Tumbuhan
Terdiri atas: akar, batang, daun sebagai organ utama, selanjutnya bunga, buah dan biji akan terbentuk sebagai organ tambahan
Aku Bareng dengan Bung Babi
Aku: akar
Bareng: Batang
dengan
Bung: Bunga
Ba: Buah
Bi: Biji
A. Akar
Secara umum berfungsi untuk: melekatnya tumbuhan pada media, menyerap air dan unsur hara, alat pernafasan, tempat menyimpan cadangan makanan, dan menopang tegaknya batang
Akar berkembang dari meristem apical di ujung akar yang dilindungi kaliptra (tudung akar). Pembelahan meristem apical membentuk zona pemanjangan sel, zona diferensiasi sel, dan zona pendewasaan sel.
Urutan struktur jaringan akar pada tumbuhan (secara anatomi dari luar ke dalam)
Epi Orang dermawan pernah Potong kambing Si emang
Epi: Epidermis
Orang: kOrteks
Dermawan: endodermis
Pernah: perikambium
Potong: phloem (floem)
Kambing: kambium
Si: Xylem
Emang: Empulur
1. Epidermis: terdiri atas satu lapis sel, tersusun rapat, dinding sel tipis, dan mempunyai rambut akar untuk memperluas bidang penyerapan
2. Korteks:tersusun berlapis-lapis, dinding sel tipis, dan memiliki banyak ruang antar sel, terdapat: parenkim, kolenkim, dan sklerenkim.
3. Endodermis:berupa satu lapis sel, tersusun rapat, dinding sel mengalami penebalan gabus (yang dinamakan pita kaspari). Terdapat jaringan perisikel yang tersusun dari sel parenkim yang menebal, yang berfungsi untuk membentuk akar samping dan berperan dalam pertumbuhan sekunder.
Berfungsi dalam pengangkutan air dan unsure hara dari akar, memperluas tajuk tumbuhan dlm efisiensi menangkap cahaya matahari, tempat tumbuh organ generative, efisiensi penyerbukan dan pemancaran benih,tempat pemyimpanan cadangan makanan.
Jaringan penyusunnya terdiri atas:
1. Epidermis:tersusun oleh selapis sel, rapat, dinding luar terdapat kutikula, dan pada tumbuhan kayu yang tua terdapat kamium gabus.
2. KOrteks:mengandung amilum dan tersusun oleh sel-sel parenkim, kolenkim dan sklerenkim.
3. Stele:terdapat perisikel, sel parenkim, dan berkas pengangkut.
Kambium hanya di miliki oleh tumbuhan dikotil, dibedakan menjadi 2:
1. Kambium intravaskuler:cambium terletak di antara xylem dan floem.
2. Kambium intervaskuler:cambium terletak di antara dua berkas pengangkut.
C. Daun
Berfungsi sebagai tempat fotosintesis, tempat terjadinya transpirasi dan gutasi, penyimpanan cadangan makanan (pada vakuola amilum), transpirasi dan pertukaran gas(pada stomata).
Daun lengkap terdiri atas: tangkai daun, pelepah daun, dan helaian daun.
Jaringan penyusun daun:
1. Epidermis:berupasatu lapis sel, dinding sel mengalami penebalan dari zat kutin (kutikula) atau lignin, terdapat stomata, dan terkadang ada trikoma dan sel kipas.
2. Mesofil:terdapat parenkim palisade (jaringan tiang), dan parenkim spons (jaringan bunga karang).
3. Berkas pengangkut:terdapat dalam tulang daun (xylem dan floem).
D. Bunga
Berfungsi dalam menghasilkan alat perkembangbiakan.
Bunga akan berkembang lebih lanjut membentuk buah dan biji.
Daun mahkota dan daun kelopak terdiri atas sel-sel parenkim. Epidermis pada daun kelopak dilapisi kutin, stomata, dan trikoma. Daun mahkota mempunyai epidermis berupa tonjolan yang disebut papila.
Benang sari terdiri atas kepala sari dan tangkai sari. Kepala sari mempunyai beberapa lapisan dinding, yaitu epidermis, endotesium, lapisan tengah dan tapetum. Putik terdiri atas kepala sari dan tangkai putik.
Bagian-bagian bunga:
1. Kelopak:melindungi bagian bunga yang ada di dalam
2. Mahkota:membungkus dan melindungi benang sari dan putik
3. Benang sari:alat perkembangbiakan jantan
4. Putik:alat perkembangan betina
Ke Kota BeliSa pu
KElopak mahKOTA BEnang Sari PUtik
Berdasarkan keberadaan bagian steril (pedunculus, pedicellus, receptacle, brachtea, brachteola, sepal, dan petal) dan bagian fertil (benangsari dan putik) bunga dapat digolongkan menjadi bunga lengkap (contoh: bunga sepatu dan bunga melati) danbunga tak lengkap (contoh: bunga kelapa dan bunga salak).
Berdasarkan kelengkapan alat kelamin bunga dapat digolongkan dalam bunga sempurna (memiliki benang sari dan putik) contoh: bunga papaya dan bunga terung, bunga tidak sempurna (memiliki benang sari atau putik saja) contoh: bunga jagung dan bunga pinus
E. Buah dan Biji
Buah merupakan perkembangan dari bakal buah. Buah yang seluruhnya terbentuk dari bakal buah disebut buah sejati (mangga), sedangkan yang terbentuk dari bakal buah dan bagian lain dari bunga di sebut buah semu (jambu monyet).
Buah tersusun atas tiga bagian eksokarp (kulit buah), mesokarp (daging buah) dan endokarp (lapisan dalam buah).
Bakal BIJI yang terdapat dalam bakal buah akan berkembang menjadi biji, yang merupakan alat perkembangbiakan utama. Biji terdiri atas kulit biji, tali pusar/tangkai biji, inti biji/isi biji.